Cara Membandingkan Pecahan dan Mengurutkan + Contoh Soal Pembahasan

Posting Komentar
Membandingkan sebuah bilangan / angka bulat merupakan materi dasar cukup mudah yang biasanya sudah dipelajari dibangku SD atau MI (sederajat), namun agak beda kasusnya untuk pecahan

Mengapa demikian?

Karena pecahan itu nilainya bisa berbeda-beda tergantung pembilang dan penyebut . misalnya saja nilai 1/2 yang mana memiliki nilai lebih besar dibandingkan dengan 9/20

lho kok bisa? 

sebelum masuk materi lebih dalam silahkan simak artikel mengenai pecahan senilai, Dalam artikel tersebut kita dapat menyimpulkan beberapa catatan

Catatan

  • penyebut sama dan pembilang berbeda, maka pecahan dengan angka pembilang terbesar nilainya lebih besar
  • pembilang sama dan penyebut berbeda, maka pecahan dengan angka penyebut terbesar nilainya lebih kecil
Jika keduanya berbeda maka harus disamakan terlebih dahulu salah satu, penyebut atau pembilang

sudah maksud dengan kedua pernyataan diatas, contoh :

3/4 lebih besar dari 2/4
4/5 lebih kecil dari 4/6
1/2 sama dengan 2/4

Perbandingan Pecahan

dalam membandingkan pecahan sama halnya dengan materi perbandingan bilangan bulat, yaitu biasanya kita disuruh mengenali beberapa tanda. tanda tersebut adalah

> artinya lebih besar dari
< artinya lebih kecil dari
= sama dengan

setelah mengenali tanda tersebut kita bisa langsung masuk materi membandingkan pecahan.

Membandingkan Pecahan Sejenis

pecahan sejenis adalah beberapa pecahan yang memiliki penyebut sama, sehingga membandingkan pecahan ini merupakan tahap yang sangat mudah karena kita tak perlu repot menyamakan penyebutnya terlebih dahulu.

sebagai contoh soal saya akan membandingkan pecahan 4/5 dan 2/5. pecahan ini adalah sejenis, sehingga kita bisa langsung membandingkannya.

Lihat catatan. setelah melihat kita dapat menjawab soal diatas bahwa 4/5 > 2/5 karena pembilangnya yaitu angka 4 lebih besar dari angka 2

lalu bagaimana jika yang sama adalah pembilangnya?
Jika yang sama adalah pembilangnya, maka kita juga bisa langsung membandingkan. namun kebalikan dari sebelumnya yaitu semakin besar penyebutnya maka semakin kecil nilainya

contoh nilai 4/6 < 4/5 . lihat penyebutnya (6 dan 5)

sudah bisa kan untuk materi ini? langsung ke materi berikutnya

Membandingkan Pecahan Tidak Sejenis

nah untuk materi ini kita agak direpotkan karena harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu baru pecahan itu bisa dibandingkan.

karena materi menyamakan penyebut sudah saya bahas di artikel sebelumnya, maka kali ini saya hanya akan membahas sedikit saja. oh iya, contoh pecahan tidak sejenis itu seperti 2/10 dan 3/5. mari kita ulas!

Soal, bandingkan pecahan berikut!
2/10....3/5

untuk mengetahui mana yang lebih besar maka kita harus menyamakan terlebih dahulu penyebutnya bisa menggunakan metode perkalian silang (biar lebih cepet)

yaitu pembilang dengan penyebut dan penyebut dengan penyebut. lihat gambar biar tidak gagal faham
pecahan tidak sejenis

Jawaban!
2/10
2x5 =10
10x5 = 50
2/10=10/50

3/5
3x10 = 30
5x10 = 50
3/5 = 30/50

10/50 < 30/50
jadi jawabanya

2/10 < 3/5

Mengurutkan pecahan

materi ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari membandingkan pecahan. hanya saja biasanya mengurutkan pecahan itu terdapat lebih dari 2 pecahan.

cara mengerjakannya juga sama dengan metode diatas yaitu menyamakan penyebut, setelah itu kita bisa langsung mengurutkan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya tergantung soal

langsung saja kita masuk ke contoh soal
1. urutkan pecahan berikut mulai dari yang terkecil
a. 3/5 , 2/10, 1/2, 1/10

Jawaban

penyebut dari pecahan diatas adalah 5,10,2,10 jadi KPK nya adalah 10 (jika belum paham silahkan pelajari materi KPK atau cari artikel diblog ini mengenai menyamakan penyebut dengan KPK)

lihat gambar
mengurutkan pecahan

jadi urutan pecahan terkecil ke terbesar adalah 1/10, 2/10, 1/2, 3/5

sekian pembahasan mengenai materi membandingkan dan mengurutkan pecahan. semoga bermanfaat!!

Related Posts

Posting Komentar